Selasa, 16 Oktober 2018

Standar dan Panduan untuk Audit Sistem Informasi


Standar dan Panduan untuk Audit Sistem Informasi

   1. ISACA

ISACA adalah suatu organisasi profesi internasional di bidang tata kelola teknologi informasi yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1967. Awalnya dikenal dengan nama lengkap Information System Audit and Control Association , saat ini ISACA hanya menggunakan akronimnya untuk merefleksikan cakupan luasnya di bidang tata kelola teknologi informasi. ISACA telah memiliki kurang lebih 70.000 anggota yang tersebar di 140 negara. Anggota ISACA terdiri dari antara lain auditor sistem informasi, konsultan, pengajar,profesional keamanan sistem informasi,pembuat perundangan,CIO, serta auditor internal. Jaringan ISACA terdiri dari sekitar 170 cabang yang berada di lebih dari 60 negara, termasuk di Indonesia.

    2. IIA COSO

Comitte of Sponsoring Organization of the Treadway Commission atau disingkat COSO, adalah suatu inisiatif dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985. Tujuan utmanya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penggelapan laporan keuangan dan membua rekomendasi unruk mengurangi kejadian tersebut. COSO telah menyusun suatu definisi umum untuk pengendallian, standar , dan kriteria internal yang dapat digunakan perusahaan untuk menilai sistem pengendalian mereka. COSO disponsori dan di danai oleh 5 asosiasi dan lembaga akuntansi profesional: American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), American Accounting Association (AAA), Fiancial Executives Institute (FEI), The Institute of Internal Auditors (IIA) dan The Institute of Management Accoutants(IMA).

    3. ISO 1799

ISO/IEC 17799: 2005 menetapkan pedoman dan prinsip umum untuk memulai,menerapkan,memelihara, dan memperbaiki manajemen keamanan informasi dalam sebuah organisasi. Tujuan yang diuraikan memberikan panduan umum mengenai tujuan umum manajemen keamanan informasi yang di terima secara umun. ISO / IEC 17799: 2005 berisi praktik terbaik pengendalian dan pengendalian pengendalian di bidang pengelolaan keamanan informasi berikut :
è Pengorganisasian keamanan informasi.
è Manajemen aset.
è Keamanan sumber daya manusia.
è Keamanan fisik dan lingkungan.
è Komunikasi dan manajemen operasi.
è Kontrol akses.
è Akuisisi sistem informasi, pengembangan dan pemeliharaan.
è Manajemen insiden keamanan infomasi.
è Manajemen kontinuitas bisnis.
è Pemenuhan.



Daftar pustaka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar